Langsung ke konten utama

Tunggu Sampai Lampu Hijau Menyala

Budaya disiplin di negara kita mungkin masih sedikit bisa diterapkan  dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari hal yang kecil saja kadang beberapa warga kita belum mampu melaksanakannya. 

Sering saya temui kedisiplinan di jalan raya kerap diabaikan. Oknum pengguna jalan kadang ada saja yang ugal-ugalan dan semuanya sendiri. Misalnya saja ketika lampu merah menyala di trafik light.  Seharusnya para pengendara kendaraan bermotor berhenti ini ada beberapa oknum malah tancap gas. 



Yah mungkin dia sudah tahu kalau dari arah berlawanan bakalan tidak ada kendaraan lain lagi yang muncul. Sehingga pengendara tersebut dengan insting ridernya mampu merasakan situasi di sekelilingnya yang  akan datang menghampirinya. Sungguh kemampuan yang luar biasa. 

Akan tetapi dibalik itu semua saya tetap merasa jika tindakan seperti itu akan membahayakan bagi keselamatan orang lain. Mungkin kalau dirinya itu sudah pasrah, dan percaya diri kalau  bakalan selamat. Dan merasa bebas apapun yang akan terjadi pada dirinya. 

Akan tetapi tentu tidak sama dengan orang lain. Keselamatan adalah yang utama. Karena bagaimana pun ada keluarga yang akan menantikan kehadiran anda untuk pulang ke rumah. 

Menerobos lampu merah tidak hanya membahayakan diri sendiri. Akan tetapi, hal tersebut juga sangat membahayakan orang lain. 

Jangan sampai karena ketololan kita malah membuat orang lain yang merasakan akibatnya. Jangan tolol dipelihara. 

Anak kecil saja tahu kalau lampu merah artinya berhenti. Lampu kuning agar berhati-hati. Dan lampu hijau baru diperbolehkan melanjutkan perjalanan kembali.  

Jadi jika anda sedang berada dalam kondisi lampu lalu lintas menyala merah. Mari kita berhenti sesuai dengan aturan. Jangan sampai karena kecerobohan kita malah akan berakibat buruk bagi diri sendiri dan orang lain. 

Mari menjadi warga negara yang baik. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manakah yang benar Staples Atau Stapler ?

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini. Ya, alat stapler atau alat penjepit kertas. Alat ini sering kita gunakan untuk menyatukan kertas atau beberapa dokumen, dan terkadang orang sering kali salah  menyebut alat yang satu ini. Ada beberapa orang bahkan saya sendiri kadang menyebut alat tersebut dengan nama staples. Dan ada juga beberapa kawan saya sering menyebut kacip, untuk menyebut alat yang satu ini. Apakah anda pernah menemukan kejadian seperti itu? dan apakah orang disekeliling anda pun ada yang menyebutnya dengan nama demikian? Lalu manakah yang benar, Staples  atau Stapler? Oke biar tidak bingung, langsung saja kali ini saya akan menjelaskan kepada kawan Nangkring Mania, agar kebingungan ini tidak berlanjut dan kita tidak lagi salah menyebut alat yang satu ini. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, bahwa Stapler adalah alat untuk menjepit (kertas dan sebagainya) yang berisi staples . Sedangkan Staples adalah potongan l...

Hujan-Hujan Waspada Akan Nyamuk dengan Bersih-Bersih

Cuaca memang datangnya tidak menentu sekarang panas mungkin saja sebentarnya sudah turun hujan. Bahkan kadang kita kira hujan akan turun beberapa jam saja, eh gak tahunya turun berhari-hari sampai berminggu-minggu tak menentu.  Mengalami situasi seperti ini memang membuat berbagai aktifitas harian kita bakalan terganggu. Disamping itu, kesehatan juga mesti kita perhatikan juga. Jangan sampai kita mudah terserang penyakit.  Salah satu penyakit yang harus kita waspadai adalah penyakit demam berdarah. Ini patut diwaspadai apalagi saat musim hujan.  Saya yakin pasti anda sudah paham betul dengan cara pencegahan penyakit ini. Ya apalagi kalau bukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Jadi pada intinya kita harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tersebut dengan senantiasa bersih-bersih.  Membersihkan tempat-tempat penampungan air. Apakah di rumah anda ada tempat-tempat ini? Jika ya, maka jangan tunggu lama dan biarkan tempat itu menganggur sangat lama. Ayo segera b...

Ingin Tahu Suasana di Jepang Lewat Youtuber WNI yang Tinggal Disana

Saya itu orangnya penasaran ingin tahu sesuatu itu pasti di korek terus. Bukan kepo masalah tetangga sebelah atau urusan rumah tangga orang lain. Saya selalu pengen tahu gimana kehidupan sebenarnya di negara-negara maju. Salah satunya yang sering saya cari adalah suasana hidup di pedesaan di Jepang. Kenapa Jepang? Ya alasan saya sederhana, karena disana tergolong negara yang maju dan penduduknya terkenal disiplin. Dan kenapa memilih suasana pedesaan, karena saya tinggal di desa dan ingin mengetahui bagaimana suasana desa disana. Dan menemukan sedikit kesamaan yang ada disana dengan lingkungan sekitar saya. Bahkan sempat lihat di facebook dan instagram, bahwasannya negara tersebut sangatlah bersih. Bahkan selokan disana pun airnya sangat bening. Tidak ada yang buang limbah. Limbah dapur pun tidak ada yang ngalir ke selokan pinggir jalan Begitu informasi yang saya peroleh melalui media massa yang sudah eksis dipakai oleh seluruh warga masyarakat. Penasaran saya a...