Langsung ke konten utama

Karena Senasib Kita Jadi Sudah Seperti Keluarga

Disetiap doa yang kita panjatkan, pastilah kita meminta agar rejeki dimudahkan, jodoh didekatkan, memiliki anak-anak yang patuh,  keluarga selalu diberikan kesehatan, didekatkan dengan orang-orang yang baik, terhindar dari segala macam bahaya dan lain sebaginya yang pastinya adalah sesuatu hal yang amatlah baik tentunya.

Namun kadang harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Doa adalah doa yang kadang belum tentu terkabulkan. Jodoh tak kunjung datang, rejeki kadang seret dan bikin keuangan kempis. Bahkan keluarga kadang dirundung sakit.

Saat kita dilanda musibah keluarga sakit. Kadang membuat hati terasa pilu. Bahkan pkkiran pun menjadi runyam. Bahkan terkadang kita menyalahkan Tuhan. 

"Mengapa cobaan ini diberikan, padahal setiap doa hamba selalu memohon agar diberikan kesehatan"

Itulah beberapa kalimat yang kadang saya ucapkan dalam hati saat menerima sebuah musibah. Ada pada kondisi seperti itu, saya jadi ingat kalimat bijak. Bahwa manusia hanya bisa merencanakan saja, namun penentu tetap berada di tangan Tuhan.

Hal yang baik kita lakukan bukanlah menyalahkan orang lain atau mereka yang berada si sekeliling kita. Labih bijak kita menerima semua yang terjadi dan akan terjadi dalam hidup kita.

Apa yang akan terjadi tidak usah kita risaukan. Dan apapun yang telah terjadi biarkan semua itu berlalu. Yang terbaik dilakukan adalah hadapi masalah hari ini dengan berserah diri dan berhenti meluapkan rasa egoisme.

Demikian cara berpikir yang saya lakukan ketika ada saya berada disebuah masalah. Sama seperti ketika artikel ini saya tulis. Orang tua mengalamai situasi sakit.

Sedih dan galau?

Sudah pasti itu yang saya rasakan. Campur aduk tidak karuan. Bahkan berada dibawah tekanan dari yang namanya keadaan.

Namun semua itu berangsur-angsur bisa saya atasi berkat dukungan keluarga dan orang-orang disekitar saya yang menerima nasib yang sama.

Berada di rumah sakit bertemu dengan mereka yang senasib dengan kita  menyadarkan saya  bahwa penderitaan yang saya rasakan saat ini ada yang lebih berat dialami oleh orang lain.

Bercerita dengan keluarga pasien dan saling berbagi pengalaman bagaimana mendampingi keluarga yang lagi sakit membuat saya sadar, bahwa cinta kasih akan membuat semua berjalan dengan baik.

Melayani salah seorang keluarga kita yang lagi sakit dengan iklas dan penuh cinta, akan membuat mereka semakin membaik. Dan itu saya rasakan sendiri. Memang jika kita rasakan berat amatlah berat. Namun saat itu adalah orang yang kita sayangi, apalagi orang tua kita. Maka pelayanan pada orang tua amatlah utama.

Kita punya hutang yang amat besar kepada orang tua mereka. Jadi dengan mendampingi mereka dan melayani mereka belum mampu untuk melunasi hutang kita kepada mereka.

Pesan saya, Mari Sayangi orang tua kita, mumpung kita masih diberikan kesempatan untuk melayani dan mengabdikan diri kepada orang tua. Berbahagialah dan bersyukurlah jika anda saat ini masih punya waktu dan tenaga untuk diberikan kepada orang tua.

Saya bersyukur bisa selalu berada bersama kedua orang tua saya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manakah yang benar Staples Atau Stapler ?

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini. Ya, alat stapler atau alat penjepit kertas. Alat ini sering kita gunakan untuk menyatukan kertas atau beberapa dokumen, dan terkadang orang sering kali salah  menyebut alat yang satu ini. Ada beberapa orang bahkan saya sendiri kadang menyebut alat tersebut dengan nama staples. Dan ada juga beberapa kawan saya sering menyebut kacip, untuk menyebut alat yang satu ini. Apakah anda pernah menemukan kejadian seperti itu? dan apakah orang disekeliling anda pun ada yang menyebutnya dengan nama demikian? Lalu manakah yang benar, Staples  atau Stapler? Oke biar tidak bingung, langsung saja kali ini saya akan menjelaskan kepada kawan Nangkring Mania, agar kebingungan ini tidak berlanjut dan kita tidak lagi salah menyebut alat yang satu ini. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, bahwa Stapler adalah alat untuk menjepit (kertas dan sebagainya) yang berisi staples . Sedangkan Staples adalah potongan l...

Hujan-Hujan Waspada Akan Nyamuk dengan Bersih-Bersih

Cuaca memang datangnya tidak menentu sekarang panas mungkin saja sebentarnya sudah turun hujan. Bahkan kadang kita kira hujan akan turun beberapa jam saja, eh gak tahunya turun berhari-hari sampai berminggu-minggu tak menentu.  Mengalami situasi seperti ini memang membuat berbagai aktifitas harian kita bakalan terganggu. Disamping itu, kesehatan juga mesti kita perhatikan juga. Jangan sampai kita mudah terserang penyakit.  Salah satu penyakit yang harus kita waspadai adalah penyakit demam berdarah. Ini patut diwaspadai apalagi saat musim hujan.  Saya yakin pasti anda sudah paham betul dengan cara pencegahan penyakit ini. Ya apalagi kalau bukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Jadi pada intinya kita harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tersebut dengan senantiasa bersih-bersih.  Membersihkan tempat-tempat penampungan air. Apakah di rumah anda ada tempat-tempat ini? Jika ya, maka jangan tunggu lama dan biarkan tempat itu menganggur sangat lama. Ayo segera b...

Hujan di Awal Tahun 2022

Setelah kemarin malam langit dipenuhi gemuruh  suara kembang api. Kini di awal tahun 2022, hujan pun turun membasahi bumi kembali. Yah... dengan begitu alam ini akan memperoleh kesejukan. Pepohonan pun memperoleh nutrisi dari curah hujan yang turun.  Semoga saja di tahun ini kita senantiasa diberikan kesehatan. Bisa melaksanakan tugas dan kewajiban kita dengan baik.  Kita awali tahun ini dengan semangat dan optimisme. Salam blogging.