Langsung ke konten utama

Lem Tikus yang Super Kuat Lebih Baik dari Racun Tikus


Tidak halaman yang tanpa ada rumput, begitu pula tidak ada rumah tanpa tikus di dalamnya. Atau mungkin ungkapan ini tidak berlaku di tempat tinggal anda. Ah... apalah itu, yang jelas rumah saya setiap harinya di loteng rumah selalu terdengar tikus yang lari-lari bagaikan kesebelasan bola.

Tentu hewan pengerat itu hanya berlarian saja di atas langit-langit kamar. Mengapa? Ya karena saya memiliki dua ekor ajing yang super peka dengan hewan asing yang datang ke rumah.

Pernah suatu ketika, ayam milik tetangga di sebelah rumah ada yang terbang ke halaman pekarangan. Apa yang terjadi? Selang beberapa menit saja ayam itu lari tunggang langgang dan nyaris di habisi oleh ajing saya tersebut.

Untungnya saya tanggap dan berhasil mengembalikan ayam tersebut kepada pemiliknya. Untungnya juga tetangga tidak terlihat marah, namun saya tidak tahu apa yang ada dalam pikiran tetangga saya tersebut.

Menurut anda siapa yang salah, anjing saya atau ayam tersebut?

Padahal dua ekor anjing saya tidak memburu ayam tersebut kerumahnya. Cuma ayam itu saja yang salah masuk kandang. Ibaratnya kebun binatang, maka jangan salahkan hariamu menerkam ketika kita main-main ke kandangnya.

Tikus-tikus itu pun kadang turun ke bawah dari langit-langit rumah, namun tentu mereka harus berhati-hati untuk mengindari serangan dari dua ekor anjing penjaga milik saya.

Akan tetapi, mungkin keberuntungan dari tikus tersebut sehingga mereka kerap luput dari dua anjing penjaga tersebut.

Ada niat untuk memberikan racun tikus agar binatang pengerat tersebut tidak menggangu di malam hari. Namun, muncul kekhawatiran, nanti ketika memasang racun tersebut, malah membuat hewan yang menjadi musuh di Tom dalam film Tom and Jerry tersebut bakalan tewas di langit-langit rumah.

Pilihan pun jatuh pada lem super kuat. Lem tersebut saya beli di warung kelontong depan rumah. Harganya lumayan mahal, sekitar IDR 20K namun, bisa digunakan beberapa kali.

Kekuatannya pun tidak diragukan lagi, karena gajah saja sulit lepas dari lem tersebut apa lagi tikus. Begitulah iklan produk lem tersebut.

Akhirnya lem pun dipasang dengan tidak lupa memberikan ikan asin di tengah lem tersebut, agar di Tikus Jerry terpancing untuk keluar dan memakan umpan yang saya pasang.

Satu malam tikus tersebut tidak menghiraukan umpan tersebut. Hingga saya terpaksa pindahkan ke tempat yang sedikit berbeda. Akhirnya, di malam hari terdengar jeritan tikus yang masuk dalam lem super kuat itu.

Hingga esok harinya, ternyata benar. Tikus dengan ukuran yang tidak terlalu besar masuk dalam perangkap tersebut. Ia tidak bisa lepas dan nempel kayak perangko.

Ada bagusnya juga memakain lem, daripada menggunakan racun tikus. Selain membahayakan, menggunakan racun tikus membuat tikus tersebut sulit untuk diketemukan. Ujung-ujungnya bau bangke tikus yang akan tercium nanti.

Nah, bagaimana sobat nangkring. Apakah di rumah anda ada tikusnya? Yuk dicoba pakai lem tikus, lebih mudah dan aman untuk digunakan.

Komentar

  1. Kalau dirumah saya, pakai lem tikus tidak kena. Karena tikusnya pintar-pintar. Tau kalau itu lem jeratan. Kecuali tikus kecil yang tidak bisa melompat.
    Saya sukanya pakai racun tikus yang jarak semeter langusng mati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah manjur sekali Mas, racun tikusnya. di rumah saya tikusnya jahil malah. Setiap mau tidur, mereka seperti main bola di atas langit-langit rumah :)

      Hapus
  2. Di cerita tikusnya disebutkan tikus Jerry, tapi gambarnya tikus miki mos. Gimana ini? Hahahahaha...

    BalasHapus

Posting Komentar

Silakan berkomentar dan Saya Akan Berkunjung tanpa sepengetahuan atau dengan pemberitahuan

Postingan populer dari blog ini

Manakah yang benar Staples Atau Stapler ?

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini. Ya, alat stapler atau alat penjepit kertas. Alat ini sering kita gunakan untuk menyatukan kertas atau beberapa dokumen, dan terkadang orang sering kali salah  menyebut alat yang satu ini. Ada beberapa orang bahkan saya sendiri kadang menyebut alat tersebut dengan nama staples. Dan ada juga beberapa kawan saya sering menyebut kacip, untuk menyebut alat yang satu ini. Apakah anda pernah menemukan kejadian seperti itu? dan apakah orang disekeliling anda pun ada yang menyebutnya dengan nama demikian? Lalu manakah yang benar, Staples  atau Stapler? Oke biar tidak bingung, langsung saja kali ini saya akan menjelaskan kepada kawan Nangkring Mania, agar kebingungan ini tidak berlanjut dan kita tidak lagi salah menyebut alat yang satu ini. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, bahwa Stapler adalah alat untuk menjepit (kertas dan sebagainya) yang berisi staples . Sedangkan Staples adalah potongan l...

Hujan-Hujan Waspada Akan Nyamuk dengan Bersih-Bersih

Cuaca memang datangnya tidak menentu sekarang panas mungkin saja sebentarnya sudah turun hujan. Bahkan kadang kita kira hujan akan turun beberapa jam saja, eh gak tahunya turun berhari-hari sampai berminggu-minggu tak menentu.  Mengalami situasi seperti ini memang membuat berbagai aktifitas harian kita bakalan terganggu. Disamping itu, kesehatan juga mesti kita perhatikan juga. Jangan sampai kita mudah terserang penyakit.  Salah satu penyakit yang harus kita waspadai adalah penyakit demam berdarah. Ini patut diwaspadai apalagi saat musim hujan.  Saya yakin pasti anda sudah paham betul dengan cara pencegahan penyakit ini. Ya apalagi kalau bukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Jadi pada intinya kita harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tersebut dengan senantiasa bersih-bersih.  Membersihkan tempat-tempat penampungan air. Apakah di rumah anda ada tempat-tempat ini? Jika ya, maka jangan tunggu lama dan biarkan tempat itu menganggur sangat lama. Ayo segera b...

Ingin Tahu Suasana di Jepang Lewat Youtuber WNI yang Tinggal Disana

Saya itu orangnya penasaran ingin tahu sesuatu itu pasti di korek terus. Bukan kepo masalah tetangga sebelah atau urusan rumah tangga orang lain. Saya selalu pengen tahu gimana kehidupan sebenarnya di negara-negara maju. Salah satunya yang sering saya cari adalah suasana hidup di pedesaan di Jepang. Kenapa Jepang? Ya alasan saya sederhana, karena disana tergolong negara yang maju dan penduduknya terkenal disiplin. Dan kenapa memilih suasana pedesaan, karena saya tinggal di desa dan ingin mengetahui bagaimana suasana desa disana. Dan menemukan sedikit kesamaan yang ada disana dengan lingkungan sekitar saya. Bahkan sempat lihat di facebook dan instagram, bahwasannya negara tersebut sangatlah bersih. Bahkan selokan disana pun airnya sangat bening. Tidak ada yang buang limbah. Limbah dapur pun tidak ada yang ngalir ke selokan pinggir jalan Begitu informasi yang saya peroleh melalui media massa yang sudah eksis dipakai oleh seluruh warga masyarakat. Penasaran saya a...