Media sosial atau sering dikenal dengan istilah medsos, sekarang ini sudah menjadi trend hidup masyarakat modern.
Pasalnya hampir sebagian besar masyarakat mulai gemar mengakses medsos. Tidak hanya orang dewasa, bahkan remaja dan benerapa kalangan anak-anak pun sudah biasa mengakses media soaial.
Masyarakat kita memang sebagian besar memiliki kebiasaan ngerumpi. Saya ingta waktu kecil, kalau ibu sehabis masak suka sekali kumpul sama ibu-ibu di kompleks untuk membahas hal-hal tentang sesuatu.
Tentu saya tidak mengerti waktu itu apa yang mereka bicarakan. Setelah beranjak besar, barulah saya paham bahwa yang ibu-ibu bicarakan seputar kehidupan keluarga.
Mulai dari ngurus anak dan suami hingga urusan dengan mertua.
Kini dengan adanya media sosial yang bisa diakses melalui internet, memeberikan kesempatan lebih inten lagi untuk masyarakat melakukan rumpi atau ngegosip.
Ada banyak akses media sosial berbasis internet yang diluncurkan di pasaran. Beberapa diantaranya adalah facebook dan WA . dua aplikasi sosial media ini yang saya rasa, fasih dikenal dan digunakan oleh berbagai kalangan.
Tentunya banyak hal yang bisa dilakukan di media soaial. Dengan kecanggihan teknologi, kejadian hari ini bisa tersebar luas beritanya melalui media sosial dan mengalahkan kecepatan berita media masa lainnya.
Banyak pengguna media sosial tidak saja dari kalangan dewasa. Para remaja dan anak-anak pun kini sudah ada yang terbiasa berceloteh di jagad maya.
Ada hal yang ganjil dari pemandangan beranda facebook saya, manakala melihat tulisan-tulisan yang dibuat sebagai status para pengguna media sosia.
Hal yang paling ganjil bagi saya ketika melihat keluh kesah semacam curhatan hati para teman-teman.
Tentu mereka sangat menyadari apa yang mereka tulis. Dan tentu nya mereka juga membutuhkan reaksi dari kegiatan tersebut.
Namun menurut saya curhat di media sosial apalagi melalui status dan dikomentari oleh teman lainnya malah akan membuat mssalah yang kita alami terumbar kemana-.mana.
Memang benar, kita manusia yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Akan tetapi bukan dengan membuat status keluh kesah di medsos yang membuat masalah tersebut dapat terselesaikan.
Alanhkah bijaknya jika kita berdoa dan berkeluh kesah kepada Tuhan. Karena hanya beliaulah yang Maha Tahu dan senantiasa akan membantu kita keluar dari masalah yang kita hadapi.

Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar dan Saya Akan Berkunjung tanpa sepengetahuan atau dengan pemberitahuan