Langsung ke konten utama

Pengalaman : Jangan Menolak Saat Terima Kembalian Berupa Uang Receh


Yang namanya sebuah pengalaman, paling seru memang harus dibagikan. Maka daripada itulah saya mencoba menuliskan pengalaman saya dan semoga saja ada manfaatnya.

Yang namanya uang tentu kita akan mencarinya dalam jumlah yang banyak dan  tentunya dengan nilai nominal pun  besar.

Namun, seperti kata pepatah sesuatu yang besar terbentuk dari beberapa bagian yang kecil.

Kalau diibaratkan seperti sebuah tembok besar tentu terdiri dari beberapa biji batu bata atau batako di dalamnya.

Ketika bagian tembok tersebut mulai rapuh bahkan mungkin terlepas satu demi satu, maka bisa dipastikan, tembok tersebut tidak akan berdiri kokoh seperti semula.

Demikian pula dengan uang, sekecil apapun nilainya tetap kita terima dengan senang hati. Bahkan uang dengan nominal kecil pun jika dikumpulkan, maka lama-kelamaan akan berjumlah banyak. Hem.... siapa yang tidak senang memiliki uang banyak.


Akan tetapi terkadang beberapa dari kita ada yang enggan memperoleh pembayaran atau kembalian berupa uang kecil / receh. Mungkin mereka malu karena uang receh identik dengan kaum papa.

Padahal dalam uang yang besar terdapat uang receh dan uang receh dapat membatu kita dalam keadaan atau situasi tertentu.


Berikut ini akan saya bagikan pengalaman saya tentang manfaat besar uang receh yang membantu kita menjadi orang-orang yang baik, sehingga jangan remehkan uang receh yang anda peroleh dari pembayaran jualan anda atau kembalian ketika anda berbelanja.

1. Uang receh membantuku menolong orang lain

Pernahkah anda ketika akan membayar diperlukan uang pas atau melakukan pengembalian uang pas? Nah saya pun pernah mengalaminya, kala itu ada seorang teman yang akan melakukan pembayaran di berupa tranfer via bank.

Pada waktu itu nominal pecahan paling kecil dari uang yang harus ditransfer adalah  6 ratus rupiah. Ia pun bingung mencari uang lima ratusan dan seratus rupiah.

Entah dia karena pelit atau gimana saya juga tidak tahu, padahal perasaan dia memiliki uang seribuan. Sebagai orang yang berniat baik, saya pun menawarkan diri untuk membantunya. Kebetulan ada uang receh di dompet, kembalian dari belanja di supermarket kemarin.

Hasilnya, teman saya itu pun terbantu dan ia mengucapkan terimakasih. Senang sekali rasanya bisa membantu teman tersebut.


2. Uang receh membatu kita melaksanakan kewajiban


Pernah punya pengalaman kucing-kucingan dengan petugas parkir?

Jika pernah mungkin yang anda takuti adalah membayar pajak parkir seribu rupiah untuk kendaraan roda dua. Namun, masih saja ada orang yang ingin kabur begitu saja. Padahal di sakunya ada uang lima ribuan.

Kebiasaan orang kan seperti itu, ketika tidak membawa uang kecil maka terpaksa membayar dengan uang besar. Kadang petugas parkir tidak punya uang kecil untuk kembalian. Dengan berat hati mereka pun menggratiskan parkir kita.

Apakah anda pernah seperti itu? Kadang ada rasa malu dihati. Jika anda tidak ingin malu, maka saat memiliki uang receh, simpen saja dengan baik uang itu dalam dompet anda.

Karena siapa tahu suatu saat nanti, uang itu menjadikan anda taat melakukan kewajiban anda membayar pajak retrebusi parkir.

Jadi jangan malu ketika memperoleh kembalian uang receh. Terima saja karena semua itu akan menjadi bermanfaat bagi anda dilain waktu nanti.

3. Uang receh membelajarkan kita hidup hemat


Berbalanja di kampung tentu berbeda dengan di perkotaan. Di kampung harga beberapa jenis makanan lebih murah.

Karena di kampung harga-harga relatif murah, jadi ketika kita belanja dengan uang besar, pedagang jadi kalang kabut untuk mencari kembaliannya. Apalagi warung tersebut baru buka dan belum dapar jualan.

Nah, jika berada di tempat seperti ini maka uang kecil akan sangat bermanfaat. Anda akan mudah berbelanja dan tidak bikin orang lain susah.


Kesimpulan :


Jadi uang receh memang kadang agak ribet dalam membawanya apalagi dalam jumlah yang besar. Akan tetapi dibalik kecilnya uang receh, ada banyak cerita yang bisa kita alami dengan uang receh.




Mulai dari bisa membayar tarif parkir sepeda motor, karena kebetulan bawa uang kecil dan masih banyak lagi cerita dengan uang receh.

Intinya jangan menganggap remeh hal yang kecil, karena siapa tahu nanti yang kecil itu malah akan membantu dan menolong anda.

Wasalam !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manakah yang benar Staples Atau Stapler ?

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini. Ya, alat stapler atau alat penjepit kertas. Alat ini sering kita gunakan untuk menyatukan kertas atau beberapa dokumen, dan terkadang orang sering kali salah  menyebut alat yang satu ini. Ada beberapa orang bahkan saya sendiri kadang menyebut alat tersebut dengan nama staples. Dan ada juga beberapa kawan saya sering menyebut kacip, untuk menyebut alat yang satu ini. Apakah anda pernah menemukan kejadian seperti itu? dan apakah orang disekeliling anda pun ada yang menyebutnya dengan nama demikian? Lalu manakah yang benar, Staples  atau Stapler? Oke biar tidak bingung, langsung saja kali ini saya akan menjelaskan kepada kawan Nangkring Mania, agar kebingungan ini tidak berlanjut dan kita tidak lagi salah menyebut alat yang satu ini. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, bahwa Stapler adalah alat untuk menjepit (kertas dan sebagainya) yang berisi staples . Sedangkan Staples adalah potongan l...

Hujan-Hujan Waspada Akan Nyamuk dengan Bersih-Bersih

Cuaca memang datangnya tidak menentu sekarang panas mungkin saja sebentarnya sudah turun hujan. Bahkan kadang kita kira hujan akan turun beberapa jam saja, eh gak tahunya turun berhari-hari sampai berminggu-minggu tak menentu.  Mengalami situasi seperti ini memang membuat berbagai aktifitas harian kita bakalan terganggu. Disamping itu, kesehatan juga mesti kita perhatikan juga. Jangan sampai kita mudah terserang penyakit.  Salah satu penyakit yang harus kita waspadai adalah penyakit demam berdarah. Ini patut diwaspadai apalagi saat musim hujan.  Saya yakin pasti anda sudah paham betul dengan cara pencegahan penyakit ini. Ya apalagi kalau bukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Jadi pada intinya kita harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tersebut dengan senantiasa bersih-bersih.  Membersihkan tempat-tempat penampungan air. Apakah di rumah anda ada tempat-tempat ini? Jika ya, maka jangan tunggu lama dan biarkan tempat itu menganggur sangat lama. Ayo segera b...

Ingin Tahu Suasana di Jepang Lewat Youtuber WNI yang Tinggal Disana

Saya itu orangnya penasaran ingin tahu sesuatu itu pasti di korek terus. Bukan kepo masalah tetangga sebelah atau urusan rumah tangga orang lain. Saya selalu pengen tahu gimana kehidupan sebenarnya di negara-negara maju. Salah satunya yang sering saya cari adalah suasana hidup di pedesaan di Jepang. Kenapa Jepang? Ya alasan saya sederhana, karena disana tergolong negara yang maju dan penduduknya terkenal disiplin. Dan kenapa memilih suasana pedesaan, karena saya tinggal di desa dan ingin mengetahui bagaimana suasana desa disana. Dan menemukan sedikit kesamaan yang ada disana dengan lingkungan sekitar saya. Bahkan sempat lihat di facebook dan instagram, bahwasannya negara tersebut sangatlah bersih. Bahkan selokan disana pun airnya sangat bening. Tidak ada yang buang limbah. Limbah dapur pun tidak ada yang ngalir ke selokan pinggir jalan Begitu informasi yang saya peroleh melalui media massa yang sudah eksis dipakai oleh seluruh warga masyarakat. Penasaran saya a...