Sebenarnya saya kurang yakin jika mengatakan kalau pengalaman ini konyol. Cuma ketika saya mengingat kejadian tersebut, selalu senyum tipis bahkan tertawa terbahak ketika teman di sekeliling saya tahu peristiwa sebenarnya.
Pengalaman ini ketika saya baru pertama kali membeli motor metik injeksi, tepatnya saya memakai merek honda. Dari dulu kecintaan saya akan honda memang sudah terpatri.
Motor pertama saya yaitu berjenis bebek. Kalau ditanya tahun berapa, ah malas saya menyampaikannya disini. Yang jelas sebuah motor bebek tua.
Karena sudah sekian lama mengendarai sepeda motor tersebut, ssya pun hafal betul gimana setiap mafas motor tersebut. (Wah dah seperti cerita romantis saja)
Motor matik yang saya pakai memang termasuk keluaran baru. Saat membeli motor tersebut saya memang tidak ikut. Sebab ada pekerjaan lain yang harus saya kerjakan. Terpaksa istrilah yang saya tugaskan untuk membeli sepeda motor metik tersebut.
Model dan warna sepeda motor memang sudah kami tentukan sebelumnya. Sehingga ketika sampai di dealer motor, istri saya tidak bingung lagi memilih sepeda motor.
Sepulang dari tempat kerja, saya pun sudah melihat sepeda motor metik tersebut. Warna dan modelnya tepat sesuai dengan yang kami rencanakan sebelumnya. Namanya saja barang baru, saya pun ingin mencoba menyalakan mesin kuda besi tanpa gigi kendaraan tersebut.
Bunyi mesin yang halus dan suara klakson yang kencang. Ada keanehan yang saya lihat pada motor tersebut. Dimana lampu depan tetap menyala. Saya berusaha mencari saklar untuk mematikannya.
Bingung mencari-mencari tidak ketemu juga. Saya pun menanyakan hal tersebut pada istri. Dan ia pun tertawa melihat saya. "Iya mas, itu motor keluaran baru. Jadi lampunya nyala terus"
Wah saya pun berpikir kalau seperti ini apakah tidak akan boros batray. Saya punya rencana untuk membuatkan saklar lampu pada motor tersebut dilain waktu. Untuk saat ini saya masih ingin mencoba mengendarai motor baru tersebut.
Jalan-jalan dengan motor baru
Siapa sih yang tidak ingin mengendari motor baru keliling kota. Ya itulah yang saya lakukan di beberapa minggu pemakaian motor tersebut. Start awal dari rumah terus keliling-keliling kota untuk sekedar menambah kilometer tempuh kendaraan sehingga pas di Service nanti pas jarak tempuhnya.
Perjalanan pun dimulai. Tarikan yang responsive dan suara mesin yang masih halus ditambah dengan sistem injeksi, wah membuat saya merasakan perbedaan mengendarai sepeda motor bebek tahun lama yang saya miliki sebelumnya.
Sekian lama berputar saya pun melihat pada spedometer indikator volume bahan bakar sudah menurun. Itu tandanya kuda besi saya mulai kehausan dan segera saya bawa ke pom bensin.
Antrean pun tidak terlalu panjang. Karena sepeda motor ini keluaran baru, jadi saya belikan bahan bakar pertamax saja. Biar mesin awet dan tarikan tetap yahut.
Setelah beberapa lama menunggu tibalah giliran saya untuk segera memperoleh bahan bakar.
Seperti yang biasa saya lakukan saat membawa motor bebek jaman jadul tersebut. Cabut kunci kontak dan colokin di belakang bagian kanan body motor ada lubang kunci untuk membuka jok.
Jreng..... Jreng.....
Rasanya ada yang aneh...
Lubang kunci tidak saya temukan disana.
Waduh.......saya bolak balik tetap tidak ada.
Saya baru sadar kalau lubang kunci untuk membuka jok tidak ada disana. Jika ingin membuka jok, tinggal memutar kunci kontak kebagian seat.
Maka akan terdengar suara "klik"
Artinya jok sudah terbuka. Wah.... Saya pun merasa malu sebab dari tadi dibelakang saya ada wanita cantik yang melihat saya kebingungan buka jok motor matic saya tersebut.
Ah... lain kali jangan sampai seperti ini, barang baru mesti selalu diraba agar tidak lupa.
Ah... lain kali jangan sampai seperti ini, barang baru mesti selalu diraba agar tidak lupa.

Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar dan Saya Akan Berkunjung tanpa sepengetahuan atau dengan pemberitahuan