Langsung ke konten utama

Musim Liburan Tetap Update artikel Meskipun Tidak ada yang Nangkring

Menjelang hari raya dan liburan sekolah kunjungan ke blog Nangkring Mania makin menurun, bahkan dalam sehari hanya ada 7 kali pageview. Mungkin anda akan tertawa, melihat semua itu. Makanya tidak saya screen shot dasbord blog saya pada menu statistiknya.

Perasaan menjadi sedih?

Tidak juga, saya selama ini biasa saja dan tidak terlalu memikirkan penurunan PV pada blog. Menurut saya naik turun adalah hal yang biasa, apalagi bagi yang sudah berkeluarga.

Maksudnya naik dan turun pendapatan dan pengeluaran maksudnya. Jangan berpikiran hal yang lain.

Saya sadar betul akan ketetnya persaingan blogger di jagad maya ini. Anda bisa lihat, ketika kita mencari suatu informasi di mesin pencari, maka kita akan menemukan banyak sekali artikel terkait lainnya. Itu artinya, blog yang terbaiklah yang akan nangkring di halaman pertama mesin pencari.

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Melihat kunjungan yang menurun banyak cara yang dilakukan oleh para blogger. Mulai dari promo ke media sosial dengan menebar link kesana kemari.

Bahkan di sebuah forum hampir tiga kali lebih artikel tersebut di publikasikan. Tidak jarang anggota group menjadi sedikit kecewa dan memiliki penilaian yang beragam tetang diri anda.

Kalau saya sendiri ketika blog lagi sepi, saya gunakan untuk mengatur kembali tampilan blog agar lebih mobile frendly dan memperbanyak jumlah artikel.

Dengan mengatur tampilan blog saya secara tidak langsung malah melihat blog sendiri, sehingga ada peningkatan pada jumlah PV blog. Toohh....kan ada peningkatan jadinya, hehe...meskipun itu tidak berasal dari view pengguna lainnya. Melainkan PV dari kita sendiri. Kelihatan lucu jadinya.

Saran saya kalau mau mem'view blog lebih baik pakai privew dan bukan dilihan secara langsung melalui lihat blog.

Menulis artikel tanpa ada yang membaca, apakah itu menyenangkan?

Mungkin bagi orang lain tidak merasa menyenangkan, tetapi bagi saya menulis artikel di blog tetap akan ada yang membaca dan saya sangat yakin pembacanya pasti datang untuk membaca.

Siapa dia?

Ya dia adalah saya sendiri. Ibaratnya memasak di rumah, pasti akan ada yang menyantap menu masakan kita. Siapa lagi kalau bukan keluarga kita.

Begitulah yang saya terapkan sebagai penulis pemula agar senantisa semangat untuk menulis. Tulisan sesederhana apapun saya hargai dan publikasikan di blog Nangkring Mania ini. Berharap sekian tulisan yang ada di blog ini akan ada yang nangkring di halaman google.

Bagi anda yang menggeluti hobi sama, menjadi seorang blogger pemula jangan takut resah kalau tulisan anda tidak dibaca oleh orang lain.

Sama seperti halnya sebagai pemula, tentu tidak ada yang mengenal kita. Maka dari itu saya gunakan waktu tersebut untuk menulis dan menulis bukan untuk bersedih dan mengeluh karena blog tidak ada pembacanya.

Rasa menyenangkan saat blogging bagi saya sekarang ini, berhasil mempublikasikan tulisan dan ada beberapa teman dengan keiklasannya singgah ke blog ini dan memberikan tanggapan terhadap tulisan saya ini.

Itulah kesenangan yang saya rasakan. Meskipun untuk saat ini belum banyak teman yang singgah, tapi saya selalu optimis pasti akan ada teman-teman yang mampir untuk saling berbagi cerita.

Nah, sobat yang budiman. Jika musim liburan blog sepi pengunjung dan PV tidak kunjung meningkat, jangan resah. Teruslah menulis dan menulis, yakinlah akan datang para pembaca yang tertarik dengan tulisan anda tersebut.

Salam semangat, dan happy blogging.

Komentar

  1. Hebat euy... liburan tetap update.. saya malah libur selama dua minggu.. hasilnya jadi timbul malas.. hikss.....

    Iya mas.. yang penting mah nulis dulu, ntar lama kelamaan juga akan ada yang baca.

    Tidak akan ada yang sia-sia

    BalasHapus

Posting Komentar

Silakan berkomentar dan Saya Akan Berkunjung tanpa sepengetahuan atau dengan pemberitahuan

Postingan populer dari blog ini

Manakah yang benar Staples Atau Stapler ?

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini. Ya, alat stapler atau alat penjepit kertas. Alat ini sering kita gunakan untuk menyatukan kertas atau beberapa dokumen, dan terkadang orang sering kali salah  menyebut alat yang satu ini. Ada beberapa orang bahkan saya sendiri kadang menyebut alat tersebut dengan nama staples. Dan ada juga beberapa kawan saya sering menyebut kacip, untuk menyebut alat yang satu ini. Apakah anda pernah menemukan kejadian seperti itu? dan apakah orang disekeliling anda pun ada yang menyebutnya dengan nama demikian? Lalu manakah yang benar, Staples  atau Stapler? Oke biar tidak bingung, langsung saja kali ini saya akan menjelaskan kepada kawan Nangkring Mania, agar kebingungan ini tidak berlanjut dan kita tidak lagi salah menyebut alat yang satu ini. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, bahwa Stapler adalah alat untuk menjepit (kertas dan sebagainya) yang berisi staples . Sedangkan Staples adalah potongan l...

Hujan-Hujan Waspada Akan Nyamuk dengan Bersih-Bersih

Cuaca memang datangnya tidak menentu sekarang panas mungkin saja sebentarnya sudah turun hujan. Bahkan kadang kita kira hujan akan turun beberapa jam saja, eh gak tahunya turun berhari-hari sampai berminggu-minggu tak menentu.  Mengalami situasi seperti ini memang membuat berbagai aktifitas harian kita bakalan terganggu. Disamping itu, kesehatan juga mesti kita perhatikan juga. Jangan sampai kita mudah terserang penyakit.  Salah satu penyakit yang harus kita waspadai adalah penyakit demam berdarah. Ini patut diwaspadai apalagi saat musim hujan.  Saya yakin pasti anda sudah paham betul dengan cara pencegahan penyakit ini. Ya apalagi kalau bukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Jadi pada intinya kita harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tersebut dengan senantiasa bersih-bersih.  Membersihkan tempat-tempat penampungan air. Apakah di rumah anda ada tempat-tempat ini? Jika ya, maka jangan tunggu lama dan biarkan tempat itu menganggur sangat lama. Ayo segera b...

Ingin Tahu Suasana di Jepang Lewat Youtuber WNI yang Tinggal Disana

Saya itu orangnya penasaran ingin tahu sesuatu itu pasti di korek terus. Bukan kepo masalah tetangga sebelah atau urusan rumah tangga orang lain. Saya selalu pengen tahu gimana kehidupan sebenarnya di negara-negara maju. Salah satunya yang sering saya cari adalah suasana hidup di pedesaan di Jepang. Kenapa Jepang? Ya alasan saya sederhana, karena disana tergolong negara yang maju dan penduduknya terkenal disiplin. Dan kenapa memilih suasana pedesaan, karena saya tinggal di desa dan ingin mengetahui bagaimana suasana desa disana. Dan menemukan sedikit kesamaan yang ada disana dengan lingkungan sekitar saya. Bahkan sempat lihat di facebook dan instagram, bahwasannya negara tersebut sangatlah bersih. Bahkan selokan disana pun airnya sangat bening. Tidak ada yang buang limbah. Limbah dapur pun tidak ada yang ngalir ke selokan pinggir jalan Begitu informasi yang saya peroleh melalui media massa yang sudah eksis dipakai oleh seluruh warga masyarakat. Penasaran saya a...