Langsung ke konten utama

Menulis Artikel di Fanspage Tidak Kalah Serunya dengan Blog

Menulis memang merupakan salah satu hobi yang paling saya sukai.
Dan saya sadari dalam menulis memang saya belum mahir seperti para penulis ulung lainnya. Baik sebagai penulis buku maupun hanya sekedar menulis di blog.

Menjadi penulis buku dengan penulis blog memang sedikit berbeda bagi  saya. Menulis buku dibutuhkan berbagai pengetahuan dalam mematuhi sebuah rambu-rambu dalam menulis.

Berbeda dengan menulis di blog. Aturan penulisan baik bahasa baku maupun tidak bagu tidak terlalu diperhatikan. Anda diberikan kebebasan dalam menulis.

Apapun yang ada di benak anda, silahkan jadikan sebagai sebuah tulisan.

Meskipun media menulis tersebut sedikit berbeda namun semua bisa diterbitkan, dan yang paling mudah diterbitkan adalah menulis melalui blog. Tinggal tulis kemudian anda publikasikan ke internet.

Dibalik semua perbedaan menjadi penulis buku dengan blog, semuanya  itu dibutuhkan adanya kejujuran dan tanggung jawab dari apa yang ditulis oleh penulis tersebut.

Media menulis tidak hanya menggunakan blog  saja. Menulis sebuah artikel melalui media sosial seperti facebook tidak kalah serunya.  Kalau saya pribadi sering menggunakan fanspage di facebook untuk menggantikan menulis melalui blog.

Memang cakupan menulis di fanspage FB tidak sama dengan blog. Apalagi jika fanspage tersebut tidak memiliki jumlah pengikut yang mencapai ribuan. Akan tetapi pengalaman saya dengan jumlah pengikut yang hanya delapan ratusan, malah sangat aktif sekali.

Mereka membagikan setiap tulisan yang dibuat dengan sukarela, bahkan memberikan komentar sangat aktif. Senang sekali rasanya melihat interaksi yang aktif bersama mereka setiap harinya.

Kemudahan lainnya yang saya rasakan lagi dalam menulis artikel pada fanspage facebook adalah suasana yang sedikit berbeda pada dasborad blog dengan fanspage. Karena suasana berbeda inilah jadi menambah citarasa dalam menulis.

Bahkan yang paling menarik dari fanspage yang saya buat tersebut setiap harinya selalu datang pengikut baru antara 1 hingga 2 orang. Padahal selama ini saya tidak pernah mengundang atau pun menggunakan jasa pengiklan dari facebook.

Hanya bermodalkan tulisan yang ringan dan mungkin bermanfaat bagi para pembaca, jadi mereka begitu tertarik dengan apa yang saya sajikan. Ibarat sebuah jualan, mungkin apa yang saya jual dirasa enak, pas atau sesuai dengan apa yang mereka butuhkan sehingga mereka bisa tertarik untuk menggunakannya.

Nah, jika anda hobi menulis mungkin membuat fanspage facebook bisa menjadi salah satu pilihan lain sebagai media membagikan tulisan online anda.

Saya pun sudah menggunakannya dan semoga saja jumlah pengikut akan terus bertambah setiap harinya, seiring berjalannya waktu.

Demikian sobat artikel kali ini semoga ada manfaatnya juga, wasalam !

Komentar

  1. Saya jarang nulis di fasnpage.. sudah nggak punya waktu .. hehehehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Silakan berkomentar dan Saya Akan Berkunjung tanpa sepengetahuan atau dengan pemberitahuan

Postingan populer dari blog ini

Manakah yang benar Staples Atau Stapler ?

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini. Ya, alat stapler atau alat penjepit kertas. Alat ini sering kita gunakan untuk menyatukan kertas atau beberapa dokumen, dan terkadang orang sering kali salah  menyebut alat yang satu ini. Ada beberapa orang bahkan saya sendiri kadang menyebut alat tersebut dengan nama staples. Dan ada juga beberapa kawan saya sering menyebut kacip, untuk menyebut alat yang satu ini. Apakah anda pernah menemukan kejadian seperti itu? dan apakah orang disekeliling anda pun ada yang menyebutnya dengan nama demikian? Lalu manakah yang benar, Staples  atau Stapler? Oke biar tidak bingung, langsung saja kali ini saya akan menjelaskan kepada kawan Nangkring Mania, agar kebingungan ini tidak berlanjut dan kita tidak lagi salah menyebut alat yang satu ini. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, bahwa Stapler adalah alat untuk menjepit (kertas dan sebagainya) yang berisi staples . Sedangkan Staples adalah potongan l...

Hujan-Hujan Waspada Akan Nyamuk dengan Bersih-Bersih

Cuaca memang datangnya tidak menentu sekarang panas mungkin saja sebentarnya sudah turun hujan. Bahkan kadang kita kira hujan akan turun beberapa jam saja, eh gak tahunya turun berhari-hari sampai berminggu-minggu tak menentu.  Mengalami situasi seperti ini memang membuat berbagai aktifitas harian kita bakalan terganggu. Disamping itu, kesehatan juga mesti kita perhatikan juga. Jangan sampai kita mudah terserang penyakit.  Salah satu penyakit yang harus kita waspadai adalah penyakit demam berdarah. Ini patut diwaspadai apalagi saat musim hujan.  Saya yakin pasti anda sudah paham betul dengan cara pencegahan penyakit ini. Ya apalagi kalau bukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Jadi pada intinya kita harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tersebut dengan senantiasa bersih-bersih.  Membersihkan tempat-tempat penampungan air. Apakah di rumah anda ada tempat-tempat ini? Jika ya, maka jangan tunggu lama dan biarkan tempat itu menganggur sangat lama. Ayo segera b...

Ingin Tahu Suasana di Jepang Lewat Youtuber WNI yang Tinggal Disana

Saya itu orangnya penasaran ingin tahu sesuatu itu pasti di korek terus. Bukan kepo masalah tetangga sebelah atau urusan rumah tangga orang lain. Saya selalu pengen tahu gimana kehidupan sebenarnya di negara-negara maju. Salah satunya yang sering saya cari adalah suasana hidup di pedesaan di Jepang. Kenapa Jepang? Ya alasan saya sederhana, karena disana tergolong negara yang maju dan penduduknya terkenal disiplin. Dan kenapa memilih suasana pedesaan, karena saya tinggal di desa dan ingin mengetahui bagaimana suasana desa disana. Dan menemukan sedikit kesamaan yang ada disana dengan lingkungan sekitar saya. Bahkan sempat lihat di facebook dan instagram, bahwasannya negara tersebut sangatlah bersih. Bahkan selokan disana pun airnya sangat bening. Tidak ada yang buang limbah. Limbah dapur pun tidak ada yang ngalir ke selokan pinggir jalan Begitu informasi yang saya peroleh melalui media massa yang sudah eksis dipakai oleh seluruh warga masyarakat. Penasaran saya a...