Kalau ditanya siapa yang suka wisata kuliner? Pasti semua sobat pembaca menyukainya, cuma saran saya jangan lupa keuangannya. Sebab wisata kuliner membutuhkan biaya, tidak mungkin anda ujug-ujug datang ke warung eh..dikasi gratis begitu dengar kalau anda akan promoin warung makannya.
Dibalik wisats kuliner tentu setiap orang memiliki cerita atau pengalaman yang berbeda. Ada kisah romantis kadang di dalamnya. Ada juga cerita kehangatan keluarga, bahkan ada juga cerita yang kurang menyenangkan.
Kalau cerita saya kali ini, termasuk bagaimana? Simak saja deh sobat tapi kalau kurang berkenan melanjutkan membacanya juga tidak apa-apa dan terimakasih sudah nangkring di blog ini.
WARUNG SATE KAMBING
Hemm....makanan yang satu ini memang favorit saya. Selain karena memang rasanya super enak, apalagi dengan gulai kambingnya. Wah...tambah uwenak tenan.
Selain karena rasanya itu, sate kambing menjadi pavorit saya karena mitos yang disampaikan orang disekeliling saya. Kalau sate kambing itu dapat meningkatkan vitalitas pria.
Benar atau tidaknya saya juga tidak begitu yakin, cuma setelah makan sate kambing saya malah kekenyangan. Kalau sudah perut kenyang, yah...energi pasti akan super nantinya.
Namanya makanan apapun pasti akan ada dampat baik dan buruknya. Apalagi makanan tersebut dikonsumsi secara berlebihan.
Pengalaman saya setiap mau makan ke warung sate kambing, pastilah ramainya sampai berjubel. Ada yang makan di tempat dan ada juga yang minta di bungkus.
Tentu semua itu dilayani dengan sigap oleh penjual. Para pramusaji sibuk menyiapkan nasi, mencuci piring, menyiapkan minuman bagi pembeli yang makan disana, pokoknya serba ramai.
Karena saking ramainyanya sempat niat saya untuk batal makan di warung tersebut. Tetapi apa daya dorongan keingnan akan sate dan gulai kambing tidak bisa dibendung.
Dengan langkah pasti kaki pun melangkah, dan duduk di meja makan yang sudah disiapkan. Beberapa menit kemudian datanglah pelayan warung menghampiri. "Minumnya apa mas?"
Yah... Seperti biasa setiap kali beli sate kambing di warung tersebut selalu rame, makanya yang disajikan pertama oleh penjual adalah minumannya.
Alhasil saya pun mesan es jeruk sebagai minum teman makan sate kambing nanti. Karena saking ramenya saya pun menunggu beberapa menit. Sambil menunggu mulut pun tidak tahan dengan segarnya es jeruk tersebut.
Saya pun meneguk demi tegukan es jeruk tersebut. Nah saking lamanya menunggu es jeruk pun terpaksa saya sruput lagi. Seringnya di sruput, es jeruk pun habis.
Lha... Ketika es jeruk sudah habis, barulah datang sate dan gulai kambing. Pramusaji meletakkan di atas meja.
"Ini Mas pesananya, maaf lama menunggu"
Melihat es jeruk di meja saya sudah habis, pelayan tersebut pun menawarkan minum lagi.
"Es jeruknya dak nambah mas?"
Setelah saya lihat,....
Saya pun hanya bisa mengangguk saja
@#$%&+-?!*;*:!?";!"?.... HADEHHHHHH....
Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar dan Saya Akan Berkunjung tanpa sepengetahuan atau dengan pemberitahuan