Langsung ke konten utama

Benarkah Blog dengan Domain Dot Com Lebih Profesional daripada Domain Gratisan?


Apakah Anda pernah bertanya hal tersebut pada rekan Anda atau di beberapa forum blog?

Atau anda pernah membaca sebuah pernyataan di beberapa artikel blog yang menyatakan kalau blog dengan alamat blogspot.com kurang profesional dengan blog yang sudah berdomain dot com?

Kalau menurut saya belum tentu juga blog yang memakai domain blogspot terlihat tidak profesional bila dibandingkan dengan blog berdomain dot com, karena dalam sebuah blog yang disajikan adalah konten atau isi dari blog tersebut dan bukan dari tampilan atau alamatnya.

Mari kita kupas satu-satu bagaimana blog yang profesional tersebut.

1. Blog sudah terbit di internet
Menurut pendapat saya pribadi, blog yang bisa menjadi profesional adalah blog yang sudah jadi. Bagaimana kita bisa mengatakan blog blablabla sudah disebut profesional, sedangkan wujud fisiknya saja belum ada.

Nah, ketika blog tersebut sudah bisa tayang di internet selanjutnya bisa diakses oleh publik maka disanalah blog tersebut akan mampu menjadi blog profesional.

Mengapa saya mengatakan akan menjadi blog profesional? Karena syarat menjadi profesional bukan hanya terletak ketika blog itu sudah di lunching di internet.

2. Konten yang di tayangkan dalam blog 
Ibaratnya sebuah warung, maka dagangan yang disajikan dalam warung tersebut.

Demikiaj juga pada sebuah chanel youtube, maka video yang dihadirkan disana menjadi kekuatan untuk dapat menarik jutaan pengunjung.

Demikian halnya subuah blog, kekuatanya terletak pada artikel yang disajikan. Semakin menarik dan bermanfaat bagi pembaca, maka blog tersebut akan semakin dipercaya oleh pembacanya.

Dan jika hal tersebut terus berlanjut, maka akan dijadikan sebuah rujukan untuk mencari pemecahan atas masalah yang dihadapi.

Jadi profesional tidaknya blog tidak bisa hanya diukur melalui alamat saja, meskipun memang blog dengan alamat dot com terlihat lebih mudah diingat dan berdiri sendiri.

Juga tidak sedikit blog dengan memakai domain gratisan dari blogger tetap eksis bahkan lebih terkenal dari beberapa blog saya yang sudah memakai domain berbayar.

2. Memasang tombol menu yang mudah dan ramah digunakan oleh pemula. 
Blog profesional tidak harus menggunakam domaian dot com agar terlihat profesional.

Tampilan tombol menu juga perlu anda pertimbangkan. Dengan adanya tombol menu maka pengunjung akan mempermudah pengunjung untuk mencari artikel lainnya di blog anda.

3. Konsisten menulis
Konsistensi anda dalam menulis artikel yang tersaji di blog sangat penting ketimbang domain blog.

Domain blog boleh sudah memakai costom domain , namun tidak pernah up date artikel maka sama saja dengan bohong.

Kalau diibaratkan sebuah warung dan toko, warung adalah blog dengan domain gratisan sedangkan toko ibaratnya blog dengan custom domain. Meskipun hanya warung kecil, jika warung tersebut selalu tersedia berbagai jenis kebutuhan yang diperlukan pembeli maka, mereka pun akan senantiasamencari dan terus akan datang ke warung tersebut .
 
Sebaliknya sebuah toko yang tidak berkembang dan bahan hanya tersedia barang dagangan yang sudah kadaluarsa, tentu tidak akan menambah daya tarik pembeli (pengunjung) untuk datang ke toko tersebut.

Kesimpulan
Blog yang profesional menurut saya bukan terlihat dari alamat domainnya, melainkan terlihat dari konsistensi dalam mempublikasikan artikel-artikel yang menarik dan bermanfaat bagi pembaca.

alamat domain hanyalah sebatas link yang mempermudah pengunjung untuk mengingat blog kita, jadi bila ada memiliki modal yang cukup, anda bisa membeli sebuah domain melalui penyedia domain yang harganya tidak terlalu mahal.

Nah, sekarang kembali ke anda, pilih alamat domain yang dot com atau pakai gratisan seperti saya? Tapi saya pun suatu saat nanti akan mengubah alamat blog ini menjadi dot com, jika pengunjung sudah stabil.

Wasalam !

Komentar

  1. Saya seruju mas. Disamping domainnya, unsur lain yg mempengaruhi profesionalitas suatu blog adl kontennya, apakah bermanfaat bagi orang lain. Dan juga konsistensi dlm memposting artikel baru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mas Aris Armunanto sudah berkenan nangkring di blog saya.


      Ya mas, saya ingin menempis kalau blog dengan domain gratisan juga bisa profesional. Meskipun suatu saat nanti kalau ada modal saya pun akan memperbaharui domain blog ini.

      Hapus
    2. Saya udh pernah mas pindah ke costom domain (hanya satu hari) tapi pindah lagi ke blogspot, walaupun udh bayar selama satu tahun.

      Ternyata artikelnya ga bisa dipindah ke domain yg baru. Maka hostingnya tetap blogspot, tapi dalam tampilannya dihilangan blogspotnya aja.
      Jadi dot.com. dengan template yg sama, dan konsekwensinya iklan yg dari google adsense tidak muncul lagi.
      Akhirnya saya putuskan untuk kembali lagi ke blogspot yg tentusaja unlimited. Jadi ga perlu kawatir kalo spacenya kurang. Walaupun fiturnya terbatas. Yg penting kan gimana bikin artikel yg berkualitas, pasti pembaca akan datang sendiri.

      Ini hanya pendapat pribadi aja mas berdasarkan pengalaman, jadi perlu juga mendengar second opinion dari para bloggers yg sukses dgn menggunakan custom domain.

      Hapus
    3. Apakah adsense mas aris termasuk non hosting?

      Memang sih mas, kesuksesan blog sangat relatif. Ada yang sukses dengan domain dot com ada juga yang sukses dengan blogcepot.

      Seperti beberapa blog yang saya cek alexa page ranknya. Blog ainamulyana sangat bagus alexa page rank'nya. Meskipun masih domain gratisan. Itu bukti kalau konten is a king di setiap blog.

      Hapus

Posting Komentar

Silakan berkomentar dan Saya Akan Berkunjung tanpa sepengetahuan atau dengan pemberitahuan

Postingan populer dari blog ini

Manakah yang benar Staples Atau Stapler ?

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini. Ya, alat stapler atau alat penjepit kertas. Alat ini sering kita gunakan untuk menyatukan kertas atau beberapa dokumen, dan terkadang orang sering kali salah  menyebut alat yang satu ini. Ada beberapa orang bahkan saya sendiri kadang menyebut alat tersebut dengan nama staples. Dan ada juga beberapa kawan saya sering menyebut kacip, untuk menyebut alat yang satu ini. Apakah anda pernah menemukan kejadian seperti itu? dan apakah orang disekeliling anda pun ada yang menyebutnya dengan nama demikian? Lalu manakah yang benar, Staples  atau Stapler? Oke biar tidak bingung, langsung saja kali ini saya akan menjelaskan kepada kawan Nangkring Mania, agar kebingungan ini tidak berlanjut dan kita tidak lagi salah menyebut alat yang satu ini. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, bahwa Stapler adalah alat untuk menjepit (kertas dan sebagainya) yang berisi staples . Sedangkan Staples adalah potongan l...

Hujan-Hujan Waspada Akan Nyamuk dengan Bersih-Bersih

Cuaca memang datangnya tidak menentu sekarang panas mungkin saja sebentarnya sudah turun hujan. Bahkan kadang kita kira hujan akan turun beberapa jam saja, eh gak tahunya turun berhari-hari sampai berminggu-minggu tak menentu.  Mengalami situasi seperti ini memang membuat berbagai aktifitas harian kita bakalan terganggu. Disamping itu, kesehatan juga mesti kita perhatikan juga. Jangan sampai kita mudah terserang penyakit.  Salah satu penyakit yang harus kita waspadai adalah penyakit demam berdarah. Ini patut diwaspadai apalagi saat musim hujan.  Saya yakin pasti anda sudah paham betul dengan cara pencegahan penyakit ini. Ya apalagi kalau bukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Jadi pada intinya kita harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tersebut dengan senantiasa bersih-bersih.  Membersihkan tempat-tempat penampungan air. Apakah di rumah anda ada tempat-tempat ini? Jika ya, maka jangan tunggu lama dan biarkan tempat itu menganggur sangat lama. Ayo segera b...

Ingin Tahu Suasana di Jepang Lewat Youtuber WNI yang Tinggal Disana

Saya itu orangnya penasaran ingin tahu sesuatu itu pasti di korek terus. Bukan kepo masalah tetangga sebelah atau urusan rumah tangga orang lain. Saya selalu pengen tahu gimana kehidupan sebenarnya di negara-negara maju. Salah satunya yang sering saya cari adalah suasana hidup di pedesaan di Jepang. Kenapa Jepang? Ya alasan saya sederhana, karena disana tergolong negara yang maju dan penduduknya terkenal disiplin. Dan kenapa memilih suasana pedesaan, karena saya tinggal di desa dan ingin mengetahui bagaimana suasana desa disana. Dan menemukan sedikit kesamaan yang ada disana dengan lingkungan sekitar saya. Bahkan sempat lihat di facebook dan instagram, bahwasannya negara tersebut sangatlah bersih. Bahkan selokan disana pun airnya sangat bening. Tidak ada yang buang limbah. Limbah dapur pun tidak ada yang ngalir ke selokan pinggir jalan Begitu informasi yang saya peroleh melalui media massa yang sudah eksis dipakai oleh seluruh warga masyarakat. Penasaran saya a...