Sebenarnya saya sedikit malu menulis ini, karena dari judulnya tersebut tersirat pengalaman saya ketika diawal-awal terjun dalam dunia blogging.
Bagi para pemula yang memang baru pertama kali mendirikan sebuah blog yang meskipun masih bawaan dari Google, ada rasa kurang puas saat melihat kunjungan blog yang masih merayap.
Sedih dan kecewa? Sudah pasti saya rasakan waktu ini.
Akhirnya kesana kemari memulung informasi yang berkaitan dengan masalah yang saya alami tersebut.
Dari setiap resep yang sudah di pungut belum juga membuahkan hasil, rasa sedih pun semakin kian bertambah.
Kondisi seperti ini kian membuat rasa hati semakin merengek-rengek agar banyak pengunjung yang datang ke blog kita.
Setelah saya membaca berbagai celotehan dan masukan dari para pendahulu blogging maka saya pun mencerna dengan dan memilah mana yang layak dan masuk akal untuk dilakukan dalam dunia blogging.
Dapat saya simpulkan beberapa hal yang sebaiknya kita lakukan dan apa yang harus kita hindari ketika menemukan masalah seperti rendahnya kunjungan blog.
Berikut ini dapat saya tuliskan hasil renungan saya dan semoga bermanfaat.
1. Jangan kecewa
Seperti semudah saya mengetik kata kecewa tapi tidak semudah kita mempraktekkan sikap tersebut.
Rasa kecewa adalah hal yang lumrah kita rasakan. Namun, bukan berarti kita harus terpuruk dalam kekecewaan.
Yang terbaik kita perbuat adalah kurangi dan hilangkan rasa kecewa tersebut dengan cara terus memperbaiki blog kita. Baik dari segi tampilan maupun dari sisi tulisan. Dengan kesibukan tersebut maka kita akan dapat melupakan kekecewaan.
2. Perbanyak membaca
Yupp..... Karena blog ibaratnya seperti warung informasi di dunia maya, maka artikel anda adalah barang dagangnya.
Warung (blog) akan mudah diingat oleh pembeli (pembaca) apabila barang yang dijual (artikel) Manarik dan bermanfaat bagi pengunjung.
Atau dengan kata lain, apa yang dicari pembaca ada di blog Anda. Jadi alangkah bijaknya jika Anda menulis dan terus menulis .
Masalah ada orang yang akan baca tulisan Anda, kita serahkan saja pada sang waktu. Ibarat sebatang magnet, suatu saat jika Anda besi yang mendekat,maka akan menempl juga.
Intinya jangan gunakan waktu Anda untuk berkeluh kesah hasil yang dicapai akan tetapi , memacu semangat untuk terus lebih keras lagi memang hal yang penting Anda lakukan.
3. Membagikan artikel (share) sebaiknya dilakukan dengan bijak
Membagikan tulisan di sosial media memang sudah tred dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat.
Tentunya semua itu dilakukan dengan berbagai motif. Ada yang memang karena hobi, ada yang karena ingin eksis, dan ada juga yang mencari keuntungan (bisa juga berupa materi)
Saat Anda akan membagikan tulisan Anda melalui sosial media, maka sebaiknya dilakukan dengan lebih bijaksana.
Jangan sampai Anda bermaksud baik membagikan tulisan Anda di salah satu grup yang Anda ikuti, malah terkesan ada motif tertentu yang tidak sehat dinilai oleh anggota lainnya.
Nah, alangkah baiknya Anda jika ingin membagikan tulisan di salah satu grup, penting untuk memperhatikan kebermanfaatan tulisan tersebut bagi kelangsungan blog Anda.
4. Teruslah menulis dan menulis tanpa memperdulikan hasil yang kita peroleh .
Jika sudah melakoni hobi pastilah dilakukan dengan penuh suka cita dan tanpa ada rasa beban.
Tanpa ada keinginan untuk memperoleh hasil yang lebih. Mungkin Anda akan beranggapan itu semua adalah sesuatu yang muluk. Namun, itulah yang saya lakoni selama menggeluti dunia tulis menulis ini .
Nah sobat, apapun usaha yang kita lakukan dia tidak akan mengkhianati hasil. Jadi jangan bersedih terus berusaha dan yakin semua pasti akan indah pada waktunya.
Wasalam !
2. Perbanyak membaca
Yupp..... Karena blog ibaratnya seperti warung informasi di dunia maya, maka artikel anda adalah barang dagangnya.
Warung (blog) akan mudah diingat oleh pembeli (pembaca) apabila barang yang dijual (artikel) Manarik dan bermanfaat bagi pengunjung.
Atau dengan kata lain, apa yang dicari pembaca ada di blog Anda. Jadi alangkah bijaknya jika Anda menulis dan terus menulis .
Masalah ada orang yang akan baca tulisan Anda, kita serahkan saja pada sang waktu. Ibarat sebatang magnet, suatu saat jika Anda besi yang mendekat,maka akan menempl juga.
Intinya jangan gunakan waktu Anda untuk berkeluh kesah hasil yang dicapai akan tetapi , memacu semangat untuk terus lebih keras lagi memang hal yang penting Anda lakukan.
3. Membagikan artikel (share) sebaiknya dilakukan dengan bijak
Membagikan tulisan di sosial media memang sudah tred dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat.
Tentunya semua itu dilakukan dengan berbagai motif. Ada yang memang karena hobi, ada yang karena ingin eksis, dan ada juga yang mencari keuntungan (bisa juga berupa materi)
Saat Anda akan membagikan tulisan Anda melalui sosial media, maka sebaiknya dilakukan dengan lebih bijaksana.
Jangan sampai Anda bermaksud baik membagikan tulisan Anda di salah satu grup yang Anda ikuti, malah terkesan ada motif tertentu yang tidak sehat dinilai oleh anggota lainnya.
Nah, alangkah baiknya Anda jika ingin membagikan tulisan di salah satu grup, penting untuk memperhatikan kebermanfaatan tulisan tersebut bagi kelangsungan blog Anda.
4. Teruslah menulis dan menulis tanpa memperdulikan hasil yang kita peroleh .
Jika sudah melakoni hobi pastilah dilakukan dengan penuh suka cita dan tanpa ada rasa beban.
Tanpa ada keinginan untuk memperoleh hasil yang lebih. Mungkin Anda akan beranggapan itu semua adalah sesuatu yang muluk. Namun, itulah yang saya lakoni selama menggeluti dunia tulis menulis ini .
Nah sobat, apapun usaha yang kita lakukan dia tidak akan mengkhianati hasil. Jadi jangan bersedih terus berusaha dan yakin semua pasti akan indah pada waktunya.
Wasalam !

Jadi blogger harus terlatih sabar, saya dulu awalnya seperti itu juga, tpi lama2 muncul sendiri pembaca. :)
BalasHapustrimakasih Kang Nata atas kunjungan dan suportnya. Blog saya ini memang belum memiliki PV yang stabil, seharinya cuma 1 saja dan itupun organik dari mesin pencari si mbah google.
Hapus