Blog.....
Mengenal media yang satu ini diawal-awalnya membuat saya pangling. Dasar bikin blog pertama kalinya cuma pengen gaya-gayaan saja.
Disamping itu, ada motivasi kecil saya untuk menjadikan blog sebagai penyalur hobi menulis saya.
Ada rasa bingung di awal membuat blog. Bagaimana tidak, waktu itu saya benar-benar tidak tahu bagaimana cara memposting artikel, menata tampilan blog, menyisipkan link maupun gambar. Pokoke....aku benar-benar kebingungan .
Namun, karena rasa penasaran saya, dan tekad yang cukup kuat akhirnya saya pun belajar otodidak melalui artikel di google.
Hasilnya apakah sekarang saya sudah jago di dunia pe-blogeran?
Atau mungkin dalam hati anda bertanya, apakah blog yang anda dirikan sudah dikerumuni ribuan bahkan ratusan ribu viewer perharinya?
Jika demikian pertanyaan yang muncul di benak anda, maka saya akan jawab.
"Saya belum mahir dalam dunia blogging dan blog saya ini pun belum tenar seperti blog-blog lainya."
"Lalu apakah saya nyaman dengan keadaan tersebut?"
"Iya... Saya sangat nyaman dan senang sekali masih berada pada kondisi ini. Kondisi dimana saya dituntut untuk selalu belajar dan bersabar"
Seperti yang banyak dikeluhkan oleh para blogger pemula, salah satunya adalah kurangnya pengunjung yang datang, bahkan blog tidak kunjung menghasilkan.
Sepintas saya pun sempat berpikir demikian. Namun seiring berjalannya waktu, saya banyak belajar pada rekan-rekan blogger yang bisa dibilang sukses dalam menekuni hobi sekaligus pekerjaan ini.
Ada hal yang patut kita ketahui betul dan camkan. Bahwasannya tidak ada kesuksesan tanpa suatu proses.
Hidup ini senantiasa berproses. Kita dari dalam kandungan hingga seperti sekarang ini, mengalami suatu proses.
Demikian halnya dengan blog yang sedang anda dirikan. Tidak serta merta blog tersebut sudah langsung bummmm......dan dikenal oleh seluruh warga masyarakat Indonesia bahkan dunia.
Semua butuh proses, jika saya umpamakan, mendirikan sebuah blog seperti menanam tanaman buah.
Tanaman buah yang ditanam dari bijinya tentu bakalan lama prosesnya hingga pada akhirnya akan berbuah.
Blog yang anda dirikan saat ini masih minim kunjungan, tentu belum mampu untuk mendatangkan penghasilan.
Inilah proses awal blog kita sedang ditanam. Jangan kabur dan meninggalkannya saat ia (blog) belum mampu memperlihatkan daun dan batangnya.
Berikan pemupukan pada blog melalui memperbanyak konten konten yang berkualitas.
Disinah bakalan muncul tipe pengelola atau admin dari blog itu sendiri. Jika seseorang mendirikan blog dan termotivasi untuk meraup pundi-pundi uang yang banyak, maka ia akan ngotot agar blog trsebut menghasilkan.
Bahkan bakalan turun semangat ketika blog yang dikelolanya belum mendatangkan hasil.
Namun bagi para blogger yang dari dulu niat ngeblog adalah untuk menyalurkan bakat menulis, tidak bakalan memikirkan ada tidaknya pengunjung yang datang.
Blogger tipe ini pun bakalan sabar dan selalu memberikan artikel yang berkualitas di headline blognya.
Ketika sudah waktunya pohon buah tersebut untuk menghasilkan, maka anda pun bakalan menikmati keberhasilan tersebut.
Sama halnya dengan blog. Jika blog tersebut kaya akan informasi yang banyak dicari, maka disanalah kesempatan untuk membuat blog tersebut untuk lebih dikenal dan tentunya akan menghasilkan.
Jadi jika anda baru mendirikan blog dan pengunjungnya masih unyu-unyu?
Jangan khawatir blog anda tidak akan dikenal. Tidak bakalan itu terjadi.
Karena yang terpenting adalah bagaimana blog anda berproses untuk menjadi yang terbaik di dunia maya. Dengan begitu, maka anda pun akan memahami bahwasanya, tidak mudah untuk men jalan kan sebuah

Mantabss. Betul sekali :-). Memang begitu lah seharusnya jadi blogger
BalasHapusWah terimakasih Pak Anton. Maaf tulisan saya blepotan. Ini belum kelar dah ke posting.
BalasHapus