Bagi seorang penulis blog, tentunya membuat satu blog belum lah cukup, apa lagi ingin mendirikan blog dengan nice tertentu yang memberikan informasi tertentu kepada para pembacanya.
Blog dengan informasi tertentu di dalamnya membuat blog tersebut tampil dengan gaya dan bahasanya yang khusus.
Ulasan materi yang dalam dan membuat para pembacanya akan sangat percaya dengan blog tersebut. Apalagi penulisnya membuat artikel sesuai dengan bidang yang dgelutinya dan dengan senang hati, maka lambat laun blog tersebut akan tampil menjadi blog yang disukai oleh pembacanya.
Pengalaman saya membuat blog di awal-awal mengenal blogger lebih berkutat pada penampilan blog saja. Sehingga dalam sebulan tidak ada artikel yang tersaji dalam blog.
Yang ada hanyalah puluhan templete gratis yang diunduh untuk dijadikan Pakaian baru bagi blog.
Ternyata hal tersebut tidaklah mendongkrak kualitas blog saya. Malah blog tersebut semakin tidak muncul di halaman google. Jelas saja karena blog tersebut sangat miskin artikel, apalagi artikel yang dibuat hanyalah asal-asalan belaka.
Saya mulai mencari beberapa referensi yang menawarkan tips bagaimana agar mendongkrak pengunjung datang ke blog kita.
Berbagai judul artikel pun muncul di halaman pertama google.
Mencoba mengikuti salah satu tipsnya, yaitu menulis sebanyak-banyaknya artikel setiap hari. Saya pun mencoba menerapkannya.
Karena hanya untuk mengejar jumlah artikel setiap harinya sehingga saya kurang memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan pembaca.
Semua jadi berjalan hanya untuk mengejar kuantitas artikel dalam blog. Alhasil tidak ada satu pun pembaca yang muncul dalam blog tersebut.
Memang saya tidak pernah melakukan promosi artikel, baik melalui media sosial facebook, twiter maupun google+.
Karena alasan tertentu saya mencoba membuat blog baru lagi dengan tema pendidikan yaitu pembelajaran matematika. Saya pun masih menggunakan domain blogspot.
Setelah bisa menelorkan sepuluh artikel, ternyata dalam usianya yang sudah mendekati 12 bulan blog tersebut mampu menandatangkan pengunjung organik dengan jumlah pv rata-rata 200 saja.
Saya pun mulai mencaro tahu dimana letak kekuatan dari blog tersebut.
Ternyata ada beberapa artikel yang bisa mendatangkan pengunjung organik. Dari sanalah celah pembaca untuk datang dan membaca kembali blog tersebut.
Kualitas artikel lebih penting daripada kuantitasnya. Beberapa blogger berpengalaman, sering mengatakan kalau artikel yang menumpuk tanpa ada kualitasnya itu ibarat sampah.
Walaupun saya merasa sedih membaca kutipan trsebut. Namun, saya tetap optimis. Setiap blog mempunyai jalannya sendiri-sendiri.mungkin saat ini blog tersebut belum mampu bangkit dan mendatangkan puluhan pembaca.
Akan tetapi dilain waktu dan kesempatan, pengunjung akan senantiasa datang ketika memang mereka berjodoh.
Berjodoh antara pembaca dengan artikel anda. Karena apa yang pembaca cari ada pada tulisan anda. Maka disanalah perjodohan itu bakalan terjadi.
Demikian tulisan kali ini tentang kualitasdan kuantitas sebuah artikel dalam suatu blog. Semoga bermanfaat apa yang saya tulis saat ini meskipun tidak termasuk artikel yang berkualitas, karena saya untuk saat ini masih mengejar kuantitas untuk mengisi blog ini.
Wasalam.
Kualitas yang seperti apa mas Riyan... Itu mah cuma bulshitan para internet marketer dan blogger tutorial saja.
BalasHapusSetiap tulisan punya kualitas dan pasti ada pembelinya.
Jangan ditelen saja tulisan para internet marketer karena saya pikir, tulisan mereka yang menyarankan kualitas, biasanya justru tidak berkualitas sama sekali