Langsung ke konten utama

Cara Sederhana Mengolah Sampah untuk Menghasilkan Uang


Berbicara masalah sampah tentu bukanlah hal yang mudah untuk dilaksanakan. Lihat saja perilaku kita sehari-hari, masih saja kadang kurang peduli dengan budaya membuang sampah pada tempatnya.
Biasanya kebiasaan buang sampah sembarangan sering kita jumpai di acara keramaian publik. Memang tidak selalu, akan tetapi masih saja ada kebiasaan seperti itu.

Pembelajaran sederhana bisa kita lakukan dengan cara membuang sampah pada tempatnya di lingkungan keluarga. Jika sudah terbiasa disini, maka kebiasaan tersebut akan berlanjut hingga di manapun kita berada.

Sampah sebenarnya bisa kita jadikan sebagai sebuah komuditi yang bisa dijual. Tentunya akan mendatangkan pendapatan bagi keluarga, meskipun kecil tapi lumayan lho..
Nah, hal sederhana inilah yang mulai saya rintis di lingkungan keluarga. Selain bisa membudayakan hidup bersih, eh ternyata sampah bisa dijual kembali.

Adanya Bank Sampah
Adanya Bank sampah di kampung saya memang memberikan suasana yang berbeda dengan yang namanya sampah .Kami sekeluarga mulai membudayakan pilah pilih sampah.
Kenapa harus memilah dan memilih sampah?

Karena tidak sembarang sampah yang bisa kami jual. Sampah non organik saja yang bisa di jual yang pembayarannya melalui tabungan yang langsung masuk ke dalam buku tabungan pada bank sampah.
Kami pun mulai membuat tempat di rumah agar bisa menampung sampah organik dan non organik .
Penampungan sampah tersebut sengaja dibuat agar pemilahan sampah berjalan dengan baik. Setiap hari kapan pun ada sampah di rumah selalu dipungut dan dimasukkan ke tong sampah.

Sampah dapur biasanya yang paling banyak menghasilkan sampah non organik. Pembungkus sayuran dan bumbu dapur yang tiap hari dibeli bisa dikumpulkan dan di bawa ke Bank sampah.
Setelah sebulan penuh sampah harian di rumah, maka kami pun membawa ke Bank sampah. Lumayan hasil yang diperoleh dari penyetoran sampah ke bank sampah.

Sampah bersih memiliki harga yang lebih mahal bila dibandingkan dengan sampah kotor. Tapi tidak apa dari pada sampah plastik di buang percuma mending di jadikan berkah saja bawa ke bank sampah.

Lingkungan bersih dan uang pun mengalir.

Komentar

  1. Betul sekali ... cuma masalahnya kemauan untuk semua ini nggak ada yah.. banyak orang masih terlalu malas bahkan untuk berjalan ke tempat sampah terdekat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Demikianlah relaita di lapangan Pak. Saya cuma bisa memulai dari keluarga saya agar terbiasa membuang sampah di tempat sampah, dan Jika tidak ada tempat sampah, maka di bawa dulu sampai ketemu tempat sampah terdekat.

      Hapus

Posting Komentar

Silakan berkomentar dan Saya Akan Berkunjung tanpa sepengetahuan atau dengan pemberitahuan

Postingan populer dari blog ini

Manakah yang benar Staples Atau Stapler ?

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini. Ya, alat stapler atau alat penjepit kertas. Alat ini sering kita gunakan untuk menyatukan kertas atau beberapa dokumen, dan terkadang orang sering kali salah  menyebut alat yang satu ini. Ada beberapa orang bahkan saya sendiri kadang menyebut alat tersebut dengan nama staples. Dan ada juga beberapa kawan saya sering menyebut kacip, untuk menyebut alat yang satu ini. Apakah anda pernah menemukan kejadian seperti itu? dan apakah orang disekeliling anda pun ada yang menyebutnya dengan nama demikian? Lalu manakah yang benar, Staples  atau Stapler? Oke biar tidak bingung, langsung saja kali ini saya akan menjelaskan kepada kawan Nangkring Mania, agar kebingungan ini tidak berlanjut dan kita tidak lagi salah menyebut alat yang satu ini. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, bahwa Stapler adalah alat untuk menjepit (kertas dan sebagainya) yang berisi staples . Sedangkan Staples adalah potongan l...

Hujan-Hujan Waspada Akan Nyamuk dengan Bersih-Bersih

Cuaca memang datangnya tidak menentu sekarang panas mungkin saja sebentarnya sudah turun hujan. Bahkan kadang kita kira hujan akan turun beberapa jam saja, eh gak tahunya turun berhari-hari sampai berminggu-minggu tak menentu.  Mengalami situasi seperti ini memang membuat berbagai aktifitas harian kita bakalan terganggu. Disamping itu, kesehatan juga mesti kita perhatikan juga. Jangan sampai kita mudah terserang penyakit.  Salah satu penyakit yang harus kita waspadai adalah penyakit demam berdarah. Ini patut diwaspadai apalagi saat musim hujan.  Saya yakin pasti anda sudah paham betul dengan cara pencegahan penyakit ini. Ya apalagi kalau bukan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) Jadi pada intinya kita harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tersebut dengan senantiasa bersih-bersih.  Membersihkan tempat-tempat penampungan air. Apakah di rumah anda ada tempat-tempat ini? Jika ya, maka jangan tunggu lama dan biarkan tempat itu menganggur sangat lama. Ayo segera b...

Hujan di Awal Tahun 2022

Setelah kemarin malam langit dipenuhi gemuruh  suara kembang api. Kini di awal tahun 2022, hujan pun turun membasahi bumi kembali. Yah... dengan begitu alam ini akan memperoleh kesejukan. Pepohonan pun memperoleh nutrisi dari curah hujan yang turun.  Semoga saja di tahun ini kita senantiasa diberikan kesehatan. Bisa melaksanakan tugas dan kewajiban kita dengan baik.  Kita awali tahun ini dengan semangat dan optimisme. Salam blogging.